Kamis, 21 November 2013

Sang Amurwa Bumi

Banyak atlet yang telah mengukir prestasi untuk Indonesia di ajang SEA Games.  Akan tetapi, ketujuh bintang ini emberikan lebih dibandingkan yang lainnya

Imron Rosadi (Liu Nyuk Siong)
Cabor: Angkat Besi
Legenda hidup "Gajah Lampung" ini tidak hanya berkiprah sebagai atlet peraih medali.  Ia terus mendedikasikan hidupnya pada angkat besi hingga kpada 2013 ini usianya memasuki 69 tahun.  Dengan endirikan Padepokan Gajah Lampung pada 1967, Imron melahirkan banyak lifter nasional, penerus prestasinya hingga ke tingkat olimpiade

Imron Rosadi lahir di Pringsewu, Lampung, 5 Maret 1944
Prestasi:
SEA Games Kuala Lumpur (1977), medali Emas kelas menengah (82,2 kg) dengan angkatan 275 kg
SEA Games Jakarta (1979) meraih  medali Perunggu kelas menengah (82,2 kg)

Julius Uwe
Cabor: Atletik
Pernah dijuluki "Manusia Besi Asia Tenggara" karena reko dasalomba yang diciptakannya di SEA Games Singapura pada 14 Juni 1993.  REkor ini baru dipatahkan Vu Van Huyen (Vietnam), 16 tahun kemudian di SEA Games Vientiane 2009.  Kini (2013), Julius yang tinggal di Timika, Papua, masih memegang rekor nasional dasalomba.  Dia kini masih "Manusia Besi Indonesia".

Julius Uwe lahir di Merauke, 28 Januari 1965
Prewsstasi:
SEA Games BAngkok 1985, Emas dasalomba
SEA Games Jakarta 1987, Emas dasalomba
SEA Games Singapura 1993, emas dasalomba (memecahkan rekor nasional dari nilai 7.001 menjadi 7.013

Lely Sampoerno (Menembak)
Dijuluki "Si Janggo Mungil" karena jago tembak, tetapi bertinggi badan 155 sentimeter.  Pistol adalah nomor spesialisasinya.  Kedigdayaan ibu dari tiga putri serta empat cucu itu dalam menggunakan pistol membuat dirinya belum tersaingi hingga hari ini (november 2013).  Lely juga menjadi inspirator Kejuaraan Menembak Piala Lely Sampoerno.

Lely Sampoerno  lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 2 Desember 1935
Prestasi:
SEA Games Kuala Lumpur 1977, Emas beregu center fire 25 meter, Perak free pistol, Perak beregu standard pistol
SEA Games Jakarta 1979, emas beregu air pistol 10 m, emas ISU standard pistol 25 m center free, Emas standard pistol individu, Emas air pistol individu.
SEA Games Manila 1981, Emas pistol match 60 tembakan 10 m, emas air pistol match 40 tembakan 10 m, Emas air pistol match 40 tembakan 25 m, Perak pistol match 60 tembakan 25 m
SEA Games Singapura 1983, Perak air pistol match, Perak bergu air pistol match.
SEA GAMES BANGKOK  1985, Emas beregu sport pistol, emas air pistol, perak sport pistol, Perak air pistol team.
SEA Games Jakarta 1987, emas sport pistol, perak beregu sport pistol, perak breegu air pistol.

Donald Djatunas Pandiangan (Panahan)
"Robin Hood Indonesia".  Begitu julukan yang disematkan kepada  pemanah penorah tinta emas ini.  ia meraih 14 emas SEA Games, juga pencetak penerus yang berprestasi internasional hingga ke Olimpiade.

Donald lahir di Pringsewu, Lampung, 5 maret 1944.
Meninggal: 20 Agustus 2008 di Jakarta

Prestasi:
SEA Games Kuala Lumpur 1977, Emas 50 meter dengan nilai 318, emas 30 m (345), Emas individu (1228), Emas tim event (3591), Perak 70 m (306)
SEA Games Manila 1981, Emas 90, 70,50,30 meter,   Emas Overall
SEA Games singapura 1983,  eams 90m (561); Emas 50 m (541); Emas individual overall (2496); Perak 70m (618); Perak 30 m (677);
SEA Games Jakarta 1987, emas 30 m double FITA (673);  emas beregu (7313); Perak 90m double FITA (553); pERAK 70 M DOUBLE fita, ;  perak total individu (2432).

Richard Sam Bera (Renang)
Hingga saat ini, belum ada atlet Indonesia yang bisa menandingi Richard dalam perolehan emas SEA games.  dia pengoleksi 16 emas yang diperoleh dalam kurun 16 tahun.  kecintaannya pada renan diwujdukan dengan mendirikan klub millenium aquatic yang melahirkan perenang I Gede Siman Sudartawa, richard jug awakil ketua biang media dan promosi PB PRSI, calon legislatif PDI-P Dapil DKI III, berkecimpung di bidang media, grup penerbit MRA, dan direktur Pengembangan Bisnis Asosiasi Olimpian Indonesia.

Richard lahir di Jakarta, 19 Desember 1971
Prestasi
SEA Games Kuala aLumpur 1989, Emas 100 meer gaya bebas, perak 50 m gaya bebas, perak 200 m gaya bebas, perak 400 m gaya bebas, perak 4 x 100 m gaya bebas, perak 4 x 10 m gaya ganti, Perunggu 4 x 200 m gaya ganti

SEA Games Manila 1991, Emas 10 m gaya bebas, emas 200 m gaya bebas, emas 4 x 100 gaya bebas, perak 50 gaya bebas, perak 400 m gaya bebas.

SEA Games Singapura 1993, emas 200 m gaya bebas, emas 4 x 100 m gaya ganti, emas 4 x 200 m gaya bebas, perak 50 m gaya bebas, perak 100 m gaya bebas.
SEA Games Chiang Mai 1995, emas 50 m gaya bebas, emas 100 m gaya bebas, emas 4 x 100 m gaya bebas, perak 4 x 100 m gaya ganti, perunggu 4 x 200 gaya bebas.
 SEA Games Jakarta 1997, emas 50 m gaya bebas, emas 100 m gaya bebas, emas 4 x 100 gaya bebas, perunggu 4 x 100 m gaya ganti.
SEA GAMES Brunei Darussalam 1999, emas 50 m gaya bebas, emas 100 m gaya bebas, perak 4 x 100 m gaya bebas, perak 4 x 100 m gaya ganti.
SEA Games Kuala Lumpur 2001,  ema 50 m gaya bebas, emas 100 m gaya bebas, perak 4 x 100 m gaya bebas, perunggu 4 x 100 m gaya ganti.
SEA  Games hanoi/ Ho Chi Minh City 2003, perunggu 50 m gaya bebas.
SEA Games Manila 2005, emas 100 m gaya bebas, emas 4 x 100 m gaya ganti, perak 50 m gaya bebas, perak 4 x 100 m gaya bebas, perunggu 4 x 200 m gaya ganti.

Maria Lawalata (Maraton)
Stadion Rizal memorial, Manila, Filipina, jadi saksi keteguhan hati sang penentu kemenangan Indonesia di SEA Games 1991.  Sepanjang 20 kilometer, dia erlari menahan sakit perut.  Maria memaksa menuntaskan 22,195 km tersisa.  Indonesia pun menjadi juara umum dengan mengungguli emas Filipina.  Sebelum emas maraton dia raih, tuan rumah Filipina mengoleksi 91 emas, 61 perak, 85 medali perunggu.
Prestasi
SEA Games Bangkok 1985, perunggu (catatan waktu terbaik maria adalah 2 jam 45 menit)
SEA GAMES Manila 1991, Emas (2 jam 51 menit 9 detik)

Hendrik Simangunsong (Tinju)
"Sang Kontroversi".  itu sebutan pas baginya.  emenangannya di SEA Games 1993 diwarnai keributan.  itu terjadi karena bendera merah putih ynag dibawa Jonas Tutuarima, salah satu Pendukung Indonesia, diambil Polisi Singapura Inspektur Othman.  Namun, setelah "dikurung" pendukung Indonesia, Merah Putih pun dikembalikan untuk langsung dipergunakan dalam upacara penghormatan pemenang, diikuti bergemanya "Indonesia Raya" di Stadion
Hendrik Simangunsong lahir di Medan, 11 Juli 1969
Prestasi
SEA Games Singapura 1993, emas kelas menengah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar