Sherlock Holmes barangkali adalah tokoh detektif fiktif paling populer dan berpengaruh. Ia berada di belakng keseluruhan genre fiksi detektif modern. Holmes muncul pertama kali dalam A Study in Scarlet. Beberapa kali ditolak oleh penerbit sebelum akhirnya iupblikasikan alam majaah Beeton's Christmas Annual di Inggris pada 1887.
Pengarangnya, Sir Arthur Conan Doyle, adalah seorang dokter berpengetahuan uas pada masa Victoria akhrir., Ia mencoba membuat citra dirinya sebaai penuli roman sjarah. Akan tetapi, generasi di bawahnya mengabaikan karya-karyanya y
ang lain untuk satu tokoh ciptannya: Sherlock Holmes. Dalam A study in Scarlet, petualangan tokoh ini dimulai. Perkara pertamanya dalah pemecahan kasus pembunuha seseorang yang mencoba menyelamatkan anak permepuannya dari pernikahan poligami paaksa di Utah, Amerika Serikat.
kekuatan dari cerita Sherlock Holmes adalah pada segi sastranya ketimbang pada hal-hal forensik. Dalam Holmes, Conan menciptakan suatu pola dasar sastra. Ada detektif yang secara sosial dan intelektual memiliki posisi tinggi; polisi yang lamban dan komikal; serta Dr Watson, perwakilan pembaca yang melalui dia kita melihat perasaan manusia biasa. ketika cerita tersebut mulai diterbitkan secara serial pada 1981 dalam Strand Magazine, publik menjadi haus terhadap cerita detektif dan hal itu bertahan sampai sekarang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar