Selasa, 26 November 2013

Kaus Kaki Natal

Menjelang Natal, di negara-negara yang merahyakannya terdapat tradisi untuk menempatkan kaus kaki pada sisi tempat tidur anak-anak atau di ujung perapian atau tembok.  kaus kaki yang berukuran lebih besar dari kaus kaki pada umumnya itu dikenal dengan kaus kaki natal (christmas stocking).

kemunculan tradisi ini nyaris tidak bisa dilacak dari sejarah karena tidak ada catatan  tertulis mengenai tradisi ini di masa lampau.  yang ada hanyalahkisah berupa dongeng mengenai si dermawan Saint Nicholas atau dikenal juga sebagai Sinterklas. 

Salah satu kisah legenda menyatakan bahwa dahulu kala, hiduplah seorang pria dengan tiga anak perempuannya.  Pria itu sangat miskin sehingga ia tidak bisa menikahkan ketiga anaknya.  Saint Nicholas sedang melewati desa tersebut ketika warga desa membicarakan keluarga miskin tersebut.  hati Saint Nicholas tersentuh dan dia memutuskan untuk membantu.  Saat malam menjelang, Saint Nicholas melemparkan tiga karung berisi emas y ang salah satunya masuk ke kaus kaki yang kebetulan sedang digantung di dalam rumah si pria miskin.  keluarga tersebut akhirnya lepas darikemiskinan danketiga anak perempuan tersebut bisa menikah.

Ini kemudian menjadi mitos anak-anak bahwa jika mereka bersikap baik, sinterklas akan memberikan hadiah keinginan mereka ke dalam kaus kaki Natal mereka.  namun, jika ia bersikap tidak baik, ia akan mendapatkan bongkahan batubara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar