Ring Around The Rosie, sebuah lagu anak anak dengan lirik:
Ring Around The Rosei
A Pocketful of posies
ashes, ashes.
we all fall down
Lirik ini konon berasal dari wabah besar London pada 1665.
Konon, ring around the rosie (lingkaran di sekeliling warna merah dadu) merujuk pada bintil merah dadu di kulit dengan lingkaran di sekelilingnya yang menunjukkan bahwa orang itu terinfeksi.
Para penderita akan membawa a pocketful of posies (sekantong penuh bunga) untuk menyamarkan bau tubuh membusuk mereka sendiri dan bau busuk kota, tempat ratusan korban wabah jatuh tewas setiap hari.
Mayat-mayat itu lalu dikremasi.
Ashes, ashes. we all fall down (abu,, abu. Kita semua berjatuhan)
Wabah mematikan ini menyapu Eropa pada tahun 1300-an, membunuh sepertiga populasi di beberapa daerah. SEbagian besar orang percaya bahwa "hitam" dalam kematian hitam merujuk pada gelapnya daging korban karena gangren dan pendarahan di bawah kulit, tapi sesungguhnya kata hitam itu merujuk pada kengerian emosional yang luar biasa karena pandemi itu menyebar ke seluruh populasi.
----
Wabah Besar London (1665-1666) adalah wabah penyakit di Kerajaan Inggris (sekarang Britania Raya) yang membunuh sekitar 100.000 orang atau 20 persen penduduk London. Penyakit yang bejangkit diidentifikasi sebagai penyakit pes, yaitu infeksi oleh bakteri yersinia perstis, yang ditularkan melalui kutu.
Penyakit ini telah datang di Eropa 300 tahun sebelumnya dan dikenal sebagai "Maut Hitam" dan kembali tiap 10 tahun. Wabah besar London merupakan wabah besar terakhir. Epidemi tahun 1665-1666 berskala jauh lebih kecil dibandingkan pandemi Maut Hitam sebelumnya, yang terjadi antara 1347-1353 di Eropa. Wabah tahun 1665 hanya dikenang sebagai "wabah besar" karena merupakan salah satu wabah terakhir di Inggris
Tidak ada komentar:
Posting Komentar