Pai, makanan dengan bagian luar yang garing, tipis, dan renyah. Sementara itu, bagian dalamnya bertekstur lembut tetapi manis, dan terkadang segar berkat tambahan buah-buahan di atasnya.
Pai pertama konon telah dikenal oleh masyarakat Romawi Kuno dan Mesir. Pada masa itu, pai digunakan sebagai pembungkus daging dan bahan isian lain agar teksturnya tetap empuk. Awalhnya, bahan pembuat pai adalah tepung terigu, lemak daging sapi, telur, dan bahan-bahan lainnya. Bahkan resep pai pertama sebenarnya tidak atau sedikit mengandung gula. Gula memang masih merupakan sesuatu yang masihlangka pada sekitar abad ke-14. Meskipun minim gula, rasanya yang lezta membuat ketenaran makanan ini dikenal hampir di seluruh Eropa. Pada abad pertengahan, pai mulai dikenal karena isinya yang berupa aneka buah-buahan segar.
Pai berisi buah ertama tercatat diciptakna Samuel Pegge pada abad ke-14. Pai yang menggunakan buah apel sebagai pengisi ini disajikan bagi Ratu Elizabeth di Inggris. Paada abad ke-16, mulai dikenal pai yang menggunakan tambahan gula. Namun, karena harga gula masih mahal, pembuatan pai yang bercita rasa manis masih terbatas.
Hampir setiap negara mempunyai jenis pai favorit tersendiri. Masyarakat Amerika menyukai pai apel, banana cream pie (menggunkan pisang), bean pie (dengan buncis), blackberry pie dan blueberry pie.
Maroko mengenal bisteeya, pai dengan isian daging ayam dan kacang almond. Yunani mempunyai bougatsa, pai dengan isian daging dan keju yang bisa bercita rasa manis atau gurih. Filipina mengenal buko pie, pai yang bercita rasa manis dan menggunakan bahan daging buah kelapa muda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar