Seorang pria, yang dipenjara selama 27 tahun, memiliki
masalah dengan paru sejak masih menjalani kehidupan penjara di Robben
Island. Kisah hidupnya yang luar biasa dan selera humor yang unik telah
menempatkannya dalam deretan pemimpin karismatik yang memikat kalangan
global. Nelson Mandela, meninggal pada usia 95 tahun, Kamis (5/12/2013) malam waktu setempat atau Jumat (6/12/2013) pagi waktu Indonesia.
Sempat
dianggap sebagai teroris oleh Amerika Serikat dan Inggris atas
dukungannya terhadap aksi kekerasan yang ditujukan kepada rezim
apartheid, hari ini Mandela justru menjadi ikon moral yang nyaris tak
mengundang cela dari mana pun.
Mandela adalah pemenang Nobel
Perdamaian untuk perjuangannya di Afrika Selatan. Sebagai pemimpin
Kongres Nasional Afrika (ANC), Mandela harus meringkuk di penjara selama
27 tahun dan baru bebas pada 1990.
Negosiasi
dengan pemerintahan kulit putih mengantarkan Mandela menjadi Presiden
Afrika Selatan melalui pemilu multirasial pertama di negara itu pada
1994.
Meski demikian, Mandela hanya menjadi presiden untuk satu
periode. Dengan kharisma dan kekuasaannya, beliau bisa menjadi Presiden
berkali-kali karena karena konstitusi tidak mengatur itu. Namun, dia
memilih menjadi Presiden sekali saja. Dia memikirkan pentingnya
regenerasi dan tumbuhnya pemimpin-pemimpin baru. Seorang Mandela yang
luar biasa. namun begitu, sesudahnya dia menjadi negarawan, berkeliling memimpin kampanye
melawan AIDS, dan akhirnya pensiun dari kegiatan publik pada 2004.
"Ketika
ia keluar dari penjara, orang menemukan bahwa ia adalah semua hal yang
mereka harapkan, dan (bahkan) melebihi (harapan itu)," ujar sesama
peraih Nobel Perdamaian, Uskup Agung Desmond Tutu. "Ia adalah negarawan yang paling dikagumi dan dihormati di dunia dan salah satu manusia terbesar untuk berjalan di bumi ini,"
Mandela juga akan dikenang sebagai tokoh bangsa Afrika yang ikut
mempromosikan batik, salah satu budaya khas yang dimiliki Indonesia.
Seakan, rakyat Indonesia mengenang Nelson Mandela dan Batik sebagai dua
hal yang tak terpisahkan.
Dalam kaitan promosi batik, Mandela jelas sangat berjasa. Dia
memperkenalkan batik ke dunia. Mandela mencintai batik lebih dari orang
Indonesia.
RIP Nelson Mandela
Tidak ada komentar:
Posting Komentar