Pernah mendengar istilah Grunge? ya, istilah itu lebih dikenal sebagai subgenre musik rock alternatif yang muncul pada pertengahan tahun 1980-an di merika Serikat.
Jika diterjemahkan pada ranah mode, grunge sudah menjadi tren tersendiri. Gaya tersebut identik dengan kemeja kotak-kotak berbahan flannel, jaket kulit, dan rambut berantakan. Ikon gaya ini pun tak jauh-jauh dari ranah musik, yaitu vokalis grup Nirvana, almarhum Kurt Cobain dan istrinya yang bohay sexy and smoking hot Courtney Love.
Patron grunge buat dara, grunge diekspresikan dengan rambut bergaya berantakan - bahkan berminyak dan tata rias tebal dengan bibir berwarna merah menyala. Pilihan lain, rambut acakadul, tanpa rias tebal, cukup dengan polesan eye liner.
Tengok saja Jean Paul Gaultier kalo pas lagi fashion show di situ kebanyakan seolah gaya urakan berarti tidak lebih dari cara berpakaian ketika kita tidak punya cukup uang. ucapan itu dikatakannya pada majalah Vogue pada 1993 ketika grunge merajai gaya anak muda dunia di era 1990-an.
Berbeda dengan pendapat Gaultier, artis Inggris Sophie Dahl justru mengangga grunge adalah gaya yang keren. "lebih tepatnya inilah gaya sempurna untuk anak remaja yang sedang mengalami fase canggung. Grunge menjadi tameng mereka untuk bersembunyi dan berekspresi, ujarnya.
Popularitas gaya grunge - seperti biasa - juga memang menuai bermacam pendapat, kritikan pedas mapun pujian. namun, buktinya, grunge tahun 2013 ini kembali digemari sebagai koleksi menarik di musim panas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar