Bedak putih tebal pernah menjadi tren di Inggris pada era Elizabeth I atau sekitar abad ke-16 dan 17. Meski demikian, kebiasaan menutupi noda hitam pada wajah atau emutihkan kulit dengan bedak putih telah dikenal sejak zaman Romawi Kuno. Namun, bedak putih masa Elizabeth I ini banyak menggunakan bubuk timah putih yang jelas-jelas bisa mengganggu kesehatan.
Beranjak pada abad ke-19, pemakaian bubuk timah putih pun menurun karena dianggap tidak aman. Sebagai gantinya, diciptakan berbagai jenis bedak putih dengan kandungan yang lebih aman. Meski demikian, bedak dengan warna putih sempat marak kembali pada era 1980-an. Bedak putih tebal dipilih karena dianggap dapat menutupi tekstur kulit yang tidak sempurna.
Namun, dengan seiring perkembngan zaman, bedak yang terlalu putih mulai ditinggalkan. Bedak putih tebal hanya digunakan pada kesempatan khusus. Bedak warna putih ini kini masih banyak digunakan para geisha di Jepang
Tidak ada komentar:
Posting Komentar