Senin, 23 Juni 2014

Beda LENIN-STALIN, dan HITLER (III)

Asal Usul Stalin

Joseph Vissarionovich Dzhughashvili, atau Joseph Stalin, lahir 21 Desember 1879-menurut biografi resmi yang diterbitkan saat ia masih hidup, tapi para sejarawan kini sepakat bahwa tanggal sebenarnya adalah 6 Desember 1878.  Kita tidak tahu mengapa ia berbohong soal tanggal kelahirannya.  Ia memang punya banyak bakat, tapi orisinalitas tak termasuk di dalamnya.  Ia dengan bangga dan sengaja membangun landasan yang sudah dibentuk oleh Lenin.  Dengan kata lain: Stalin tak banyak menelurkan pemikiran yang belum diperkenalkan atau ditinjau oleh Lenin.  Stalin adalah penerus logis Lenin, yang membanggakan diri sebagai murid sejati, meski kelak ia mengubah Uni Soviet dengan cara-cara yang hanya bisa diimpikan Lenin.

Mitos "Lenin yang bai" -sang penyelamat-sudah ditanamkan dalam budaya politik Uni Soviet sejak awal, dan Stalin dengan cerdik memanfaatkannya untuk keuntungannya sendiri secara politis.  Lenin sebenarnya tak kenal ampun dan kejam.  Bahkan lingkaran dalam Bolshevik pun ngeri pada kebengisannya dan hukuman mati yang diperintahkannya tanpa rasa kasihan.  Kita perlu memahami sosok "Lenin yang baik" sebagai instrumen politis, untuk mengilhami para pengikutnya, baik di dalam maupun di luar negeri.  Sebagai tambahan catatan. Bolshevik adalah salah satu faksi, dengan menshevik pada faksi yang lain  pada Partai Mrxis yang utama, RSDLP (Russian Social Democratic Labor Party).

"Lenin yang baik" ada sebelum "Stalin yang jahat".  Stalin berasal dari keluarga petani di Georgia dan belajar di seminari sebelum menjadi revolusioner profesional.  Namun, kariernya di wilayah Kaukasus yang jauh dari Rusia tak punya arah sebelum ia mengadopsi lenin sebagai pemimpin.  Ketika Stalin memperjuangkan posisi pemimpin Komunis Soviet pada awal 1920-an, ia tidak melakukannya denganmembeberkan tujuannya sendiri, tapi dengan menyatakan dir sebagai pengikut dan penerjemah Lenin yang paling setia.

Ada desas-desus bahwa Lenin, yang semakin hari sakitnya semakin parah, berniat menyingkirkan Stalin pada Desember 1922-Januari 1923.  Dalam apa yang disebut sebagai pernyataan politiknya, Lenin mengeluh bahwa Stalin "terlalu kasar" dan menulis akan "menyingkirkannya" dari posisi sekretaris jenderal Partai,.
Kekesalan Lenin dipicu sebuah kejadian pribadi: Stalin pernah bertengkar dengan istri Lenin, Nadezhda Krupskaya.  Meski begitu, sesering apa pun Lenin menuntut permintaan maaf dan mengomel tentang sikap Stalin, ia tak mengatakan apa pun tentang menyingkirkannya dari lembaga terpenting di negara itu (Politburo dan Central Committee), dan tidak ada bukti tertulis yang menyatakan bahwa ia sedang mempertimbangkan calon penerus lain.  keprihatinan utamanya adalah perpecahan dalam partai yang membentuk dua kelompok di bawah pimpinan sosok-sosok kuat Stalin dan Leon Trotsky.  namun, Lenin sangat menghargai Stalin.  Stalin telah mendukungnya dalam hal-hal penting, dan ia paling menyukainya di antara semua pesaing lain di pucuk pimpinan partai.

Lenin, sang diktator pertama Uni Soviet dan Stalin si penerus masa depannya tak punya perbedaan politik atau teori yang mendasar dalam hal doktrin Komunis, apalagi dalam hal penggunaan teror yang kejam dan menyeluruh.  Stalin tetap menjadi sekretaris jenderal Partai setelah lenin meningggal, dengan mudah mengalahkan Trotsky, pesaing utamanya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar