Rabu, 15 Mei 2013

Smiling Demon, Penggadai Hak Hidup Buah Hati Bangsa



To whom it may concern....

Kotak Pandora Impor Daging Sapi, dari sudut pandang seorang ibu


"senyumnya saat masih ompong, tawanya ketika gigi bawah sudah nongol dua biji ...lalu, tawanya yang khas, tangisnya yang pas, jeritannya yang tangkas, gaya bicaranya, suaranya ...... seolah dialah dunia kita selepas katastropi,dan memang dialah alasan kita hidup dalam apokaliptika"


Seiring buaian doa dan harapan, dan genangan air mata, saya hanya bisa melakukan apa yang saya pikir terbaik untuk anak perempuan saya bernama SHeila Shania (15 bulan).
Dari sekarang, sudah terbayang ribetnya pilih sekolah yang pas, yang bisa memberikan pendidikan bahwa kita semua sama, yang bisa membuat dia percaya diri bahwa dia sangat istimewa seperti sidik jari di tangannya dan DNA di sepanjang aliran darahnya.  Pun juga, orang lain sangat istimewa, sehingga ia harus bisa menjaga diri dan menjaga orang lain pada kedudukan sama dibawah hukum negeri ini.

Pada sebuah kunjungan di Yogyakarta, di depan gerbang salah satu Universitas ternama, dengan lelehan air mata saya membayangkan, semoga Sheila Shania bisa sekolah disini.  Pada saat dimana pendidikan lebih baik dibanding sekarang, pendidikan yang terjangkau dan mencerdaskan kehidupannya sebagai bagian dari bangsa ini.

.............

Mimpikah saya?

Sheila Shania masih 15 bulan, masih panjang perjalanannya sebagai anak manusia.
Pada usia ini, ia mengalami pertumbuhan fisik yang luar biasa. Berat badannya bertambah hingga 50%, begitu pun tingginya bertambah 10 cm per tahun, sementara ukuran otaknya menjadi dua kali lipat. Kemampuan motorik kasar dan halusnya juga makin berkembang, tak hanya mampu berjalan, tetapi juga berlari, dan melompat. Koordinasi gerakan dan keseimbangan tubuhnya sudah lebih baik.

Oleh karenanya, di semua artikel tumbuh kembang anak disebutkan bahwa Sesuaikan porsi makanan dengan kebutuhan tubuh anak. Mengacu pada Angka Kecukupan Gizi (AKG) rata-rata yang dianjurkan per orang per hari, anak usia 1—3 tahun dengan berat badan (BB) 12 kg dan tinggi badan (TB) 90 cm membutuhkan 1.000 Kal energi dan 25 g protein.

Makanan yang dikonsumsi anak haruslah mengandung karbohidrat, protein, lemak, serta vitamin dan mineral. Karbohidrat yang merupakan makanan pokok, dapat diperoleh dari nasi, roti, mi, kentang, pasta, havermut, dan lainnya. Untuk protein, ada lauk hewani (ikan, telur, daging sapi, ayam/bebek) dan lauk nabati (kacang-kacangan, tahu, tempe).

....

Daging Sapi

Makanan ini adalah sumber zat besi yang dapat membantu membuat anak tetap berenergi dan berkonsentrasi di sekolah. Daging sapi tanpa lemak merupakan sumber terbaik zat besi karena mudah diserap oleh tubuh. Faktanya, satu ons daging sapi setiap hari membantu tubuh menyerap zat besi dari sumber makanan lainnya. Daging sapi juga mengandung zinc yang membantu memelihara daya ingat.

Sehingga, sebagai bagian dari generasi penerus bangsa ini, dia harus mengkonsumsi daging sapi, entah bagaimanapun caranya, entah seperti apapun rantai distribusinya, dan entah berapapun harganya?

....

Namun sayang, tak semua orang bisa melakukannya, bahkan bisa jadi, akan berpikir dua kali untuk beli daging sapi.  Harga daging sapi di Indonesia saat ini adalah yang termahal di dunia. Harga di dalam negeri berkisar Rp 90.000 per kilogram, sementara di sejumlah negara lain hanya berkisar Rp 40.000. Pemerintah diminta turun tangan untuk menstabilkan harga daging.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, harga daging pada pekan keempat Januari 2013 mencapai Rp 90.000 per kilogram. Harga tersebut bertahan sejak minggu pertama Desember 2012.
Menurut data Bank Dunia, harga daging sapi rata-rata di Indonesia pada bulan Desember 2012 mencapai 9,76 dollar AS, sementara di Malaysia hanya 4,3 dollar AS, Thailand 4,2 dollar AS, Australia 4,2 dollar AS, Jepang 3,9 dollar AS, Jerman 4,3 dollar AS, dan India 7,4 dollar AS
Kasus berlanjut pada skandal impor daging sapi yang melibatkan sebuah partai politik "bersih".  Dugaan fee Rp. 5.000,00 per kilogram daging sapi impor juga melekat pada harga yang harus dibayar konsumen?
lalu centang perenang kasus ini semakin panas hingga menyangkut beberapa orang perempuan cantik.

Jika harga paling tinggi di dunia untuk komoditas daging sapi yang harus ditanggung oleh saya, dan ibu-ibu seantero negeri ini untuk menyuapi buah hati kami, kita semua, agar ia/mereka bisa menjadi generasi penerus yang hebat, sehat, dan kuat adalah akibat perbuatan segelintir orang - yang bahkan menyeret petinggi partai, dan perempuan cantik yang dimanjakan kemewahan dengan total hadiah milyaran rupiah - maka, ijinkanlah sebagai dan atas nama ibu dari generasi penerus bangsa ini saya berdoa, semoga senyum iblis yang kalian hiaskan di setiap media negeri ini akan berbuah tidak diterimanya amal ibadah dan kebaikan kalian selama hidup di dunia, dan semoga kalian kekal di neraka jahannam

Karena bagaimanapun, sandang, pangan, papan, segala sesuatu yang menyangkut hajat hidup orang banyak dan dikuasai serta dikelola oleh pemerintah, seharusnya menjamin kehidupan bangsa.

sesuai amanah UUD 1945,
  1. Melidungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia.
  2. Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
  3. Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
adalah tujuan dan menjadi tugas negara untuk sampai disana.

Mencerdaskan kehidupan bangsa yang bermakna membangun peradaban bangsa, sehingga bangsa Indonesia akan mampu hadir sebagai bangsa yang memiliki kepribadian nasional yang bersumber kepada nilai-nilai yang terkandung dalam ideologi nasional Indonesia, yaitu Pancasila. Dengan kepribadian nasional yang dimilikinya itu bangsa Indonesia akan memiliki kepercayaan diri, akan memiliki national dignity. Untuk membangun peradaban bangsa inilah diperlukan kecerdasan intelektual, emosional, afirmatif (dari affirmative intelegents – kecerdasan untuk mengambil keputusan) dan spiritual, untuk memecahkan berbagai persoalan kehidupan bangsa dan negara, sehingga mutlak perlu dilaksanakan nation and character building.

Maka jelaslah, bahwa para tersangka koruptor itu telah menggadaikan hak hidup anak bangsanya sendiri.
Lalu, apa sebutan paling pantas untuk mereka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar