


Bicaralah!Speak Up!
Yes, We Can!
Bersama Kita Bisa, Lanjutkan!
Sepatah, dua patah kata..... namun bermakna....
Kata-kata bisa menjadi motivasi,
Kata-kata bisa menjadi legenda, identifikasi dan seterusnya....
contoh jika kita mengatakan pada diri sendiri bahwa kita tidak mampu melakukan sesuatu, maka akan sangat mungkin kita tidak akan pernah bisa melakukannya. sehingga, ketika Anda menyatakan "tidak bisa", Anda telah menutup segala kemungkinan untuk melakukan sesuatu yang kita anggap tidak bisa.
Jika kata tak lagi bermakna.... lebih baik diam saja (Iwan Fals)
Untuk menjadi komunikator yang efektif, Anda harus aktif menyampaikan pesan secara efektif dan bijak, pada saat yang sama Anda harus memahami sikap orang yang Anda ajak bicara. Salah satu kunci untuk keberhasilan berbicara dan menyampaikan kata-kata itu adalah "berbicara dengan bahasa pendengar". Komunikasi mensyaratkan adanya empati pada waktu berbicara sehingga komunikasi menjadi lebih bermakna.
Selanjutnya, jika ada yang mengatakan bahwa penampilan luar tidak lebih berarti daripada isi, maka pada zaman pergaulan modern, hal itu tidak sepenuhnya benar. Pun begitu, bukan masalah wajah dan tubuh yang sempurna, namun penampilan yang kharismatik berkaitan dengan cara memberi kesan menarik di mata orang lain.
Komunikasi yang efektif akan muncul jika penyampai dan penerima pesan sama-sama merespons informasi sesuai dengan harapan kedua belah pihak tanpa hambatan. Anda harus memulainya dengan mendengarkan orang lain. Kunci menjadi pendengar yang baik adalah menemukan kesamaan dengan mereka, mengenal orang lain apa adanya.
Masukkan aspek otoritas ke dalam sesi bicara. Bangunlah otoritas Anda sendiri secara unik, maka Anda akan bisa mempengaruhi orang lain.
Namun, dibalik itu semua, Hal terbesar yang menghalangi Anda adalah ketakutan Anda. Anda takut untuk berdiri, bicara, dan mengungkapkan isi hati karena khawatir akan menuai kritik dan terlihat bodoh. Untuk itu, ketahuilah nilai pribadi dan dengarlah suara hati Anda. Kepemimpinan lebih dari sekadar mengatur orang lain. Kepemimpinan dimulai dengan memimpin diri sendiri dengan memahami apa yang terpenting, melakukan hal yang terpenting juga mengembangkan konsistensi antara pikiran, perkataan, dan perbuatan.
Anda harus yakin, bahwa hanya ada satu Anda di dunia ini.
Anda sangat istimewa, jika dilihat dari berbagai sudut pandang
.........
Dari beberapa sudut pandang:
Mulut mu harimau mu
Bicaralah yang baik, atau jika tidak bisa, maka diamlah.....
Diam itu emas
...................... MANA YANG AKAN ANDA PILIH? .............................
Tidak ada komentar:
Posting Komentar