Dalam sejarah Indonesia, suap aataupun upeti telah mengakar. Dukut Imam Widodo, penulis Soerabaia Tempo Doeloe, menulis pengalaman Nicolas Engelhard, Gubernur Pantai timur Jawa. Dalam pengalaman yang ditulisnya, 15 April 1805, Engelhard mengungkapkan dirinya menjadi kaya karena sogokan orang pribumi yang meninginkan jabatan.
Contoh Engelhard tidak dimaksudkan agar kita menerima kenyataan kian merajalelanya korupsi. Contoh itu justru mendorong kita mencari solusi holistik memerangi korupsi. Solusi holistik melalui jalur pendidikan, kebudayaan, serta jalur rumah dan keluarga perlu dipikirkan secara bersama, selain hukum dan sanksi sosial.
Seperti ditulis pepatah china, "segala kebaikan dan keburukan berawal dari rumah". Nilai-nilai moral untuk hidup jujur, tidak korupsi, perlu terus ditekankan untuk menghadirkan generasi baru Indonesia yang antikorupsi.
Solusi holistik itu membutuhkan kepemimpinan efektif yang bisa dijadikan contoh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar