Kelabu di batas senja berarakan pulang
Remang membayang di sudut petang
Bergayut menikam hati
Menantimu pada perbatasan malam sepi
Padamu sepi kuceritakan
Padamu malam kusampaikan
Hampaku makin menindas
Seperti daun kering yang lirih dan terhempas
Camar Hitam Katakanlah sepiku
Bilakah ia kan datang lagi menuntas rindu
Penantian yang sedari dulu
Hanyalah duka dan terus meninggalkanku
Merenung dalam kenyataan tak tentu
Sepiku padamu
Mesti selewat sepi kucumbui bayangmu
Jember, waktu selewat catatan tak tertulis
Fifi Mustika
Remang membayang di sudut petang
Bergayut menikam hati
Menantimu pada perbatasan malam sepi
Padamu sepi kuceritakan
Padamu malam kusampaikan
Hampaku makin menindas
Seperti daun kering yang lirih dan terhempas
Camar Hitam Katakanlah sepiku
Bilakah ia kan datang lagi menuntas rindu
Penantian yang sedari dulu
Hanyalah duka dan terus meninggalkanku
Merenung dalam kenyataan tak tentu
Sepiku padamu
Mesti selewat sepi kucumbui bayangmu
Jember, waktu selewat catatan tak tertulis
Fifi Mustika
Tidak ada komentar:
Posting Komentar