Ternyata tidak "hanya" dibutuhkan kerja keras, namun juga ketabahan, kesiapan mental, doa dan tak lupa, garis tangan nasib dari Tuhan ......
Sebaris kalimat -bahkan terkadang satu kata - bisa merobohkan sendi sendi yang tadinya hidup. Pagi ini, saya membaca mengenai tanggapan publik amerika yang begitu antusias dengan pernikahan Prince William Arthur Philip Louis dengan Catherine Middleton, seorang jelata yang memasuki monarki Inggris yang terkenal sangat ketat dan kaku.
Pernikahan ini membuka mata publik Amerika, tidak hanya mengenai dongeng Cinderella, namun refleksi bahwa siapapun bisa sukses, dia "hanya" harus bekerja keras.
Saya membayangkan, kembali pada pagi buta nan pekat dan dingin menusuk. salah satu kambing peliharaan saya tergeletak sekarat. ia, satu dari 29 kambing di kandang. salah satu impian soal hobi dan uang. kambing ini dulunya sehat, lincah, dengan bulu ikal di sekitar tanduk. dua minggu lamanya ia dan saya bertahan menghadapi gempuran penyakit ini. berawal dari kembung, hingga deare hebat.
setiap pagi, sebelum membuka pintuk andang, jantung saya berdegup kencang. ya tuhan, masihkah ia bertahan. pertanyaan itus elalu menjadi beban berat. satu sisi, saya tidak tega melihat kambing itu kesakitan. sisi lain, saya tidak ingin diri saya dan dia menyerah begitu saja. kondisinya naik tuun, amun saya tetap berusaha, menjejealkan obat, memisahkan pakan dan minumnya, serta perlakuan seharusnya yang lain.
pagi ini, ia sudah tidak lagi bisa berdiri. denga helaan napas panjang, saya berujar dalam hati ... ya tuhan, saya hanya ingin beternak, menghasilkan uang, mengais salah satu lahan rejeki yang KAU sediakan di alam semesta milikMu
tak terasa air mata menggenang, luruh dalam dia di pagi buta, tepat di depan kambing yang sekarat itu .........
terlintas kembali kenangan saat membangun kandang, suka dukanya dan semua kisahnya. saya begitu optimis dan menikmati saat saat itu. selesai membangun kandang, saya dan kekasih segera belanja kambing di beberapa tempat.
semua begitu mudah dan lancar
kami belajar dan berusaha
hingga pada suatu saat
.... penyakit paling umum kambing adalah kembung dan diare ....
satu per satu kambing itu tewas, hingga berjumlah 7 ekor. terbit perasaan "surut dan pesimis", terkadang antusiasme hilang, datang silih berganti.
sedih rasanya, kini saya tidak hanya harus menghadapi pengeluaran akan pakan, obat obatan dan suntik ekstra, namun juga melihat kambing sakit, sekarat dan tewas ....
berangkat dari pengalaman ini, dan ungkapan publik Amerika akan kata "hanya" dibutuhkan kerja keras ....
Untuk berhasil, ternyata tidak "hanya" dibutuhkan kerja keras, namun juga ketabahan, kesiapan mental, doa dan tak lupa, garis tangan nasib dari Tuhan ......
Soka Radio
on Saturday April 23, 2011
jam tujuh pagi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar