Jika dirunut dari
sejarah antah berantahnya, tidak pernah ada penelitian secara klinis,
medis atau penelitian secara wholistik sehingga menghasilkan jawaban
kenapa suku (yang kebetulan saya merupakan salah satu diantaranya),
dikenal dengan temperamen keras (kalau tidak bisa dikatakan brutal)
hehehehe ... yaps, Madura.
Temperamen keras, dibuktikan dengan kata kata dalam kalimat yang begitu vulgar, bervolume keras, dan tentu saja dengan ekspresi tidak kalah kerasnya.
temperamen brutal, digambarkan dari olah raganya saja karapan sapi? sampai sampai lamborghini (si el-diablo versi italia menurut saya) kepincut dengan olah raga super keras ini. tidak hanya itu, sering kali penyelesaian masalah berujung pada carok (berkelahi hingga berdarah darah dan bahkan ujung ujungnya harus dibungkus kain putih dan di tali tiga termasuk di atas ubun ubun). jangan coba coba menggoda apalagi mengganggu istri suku ini kalo tidak ingin salah satu bagian tubuh anda lepas selamanya dari anggota badan anda ... hehehehe ...
akan tetapi, jika anda fasih berbicara bahasa madura (meski bukan keturunan), dijamin dapat diskon cukup menggiurkan dimanapun anda berbelanja yang kebetulan pemiliknya adalah orang madura.
sebenarnya, bukan soal madura dan tetek bengeknya yang ingin saya bahas disini. akan tetapi sikap temperamen, yang sayangnya, juga berada dalam darah saya. nah, ini yang saya maksud soal sejarah antah berantahnya. bukankah pendidikan, pola asuhan, dan lingkungan juga berperan besar terhadap sikap seseorang? meski pendidikan saya tidak sampai pada tingkat profesor, n`mun bisa dibilang cukup lah untuk dikatakan tinggi heheheee .... soal pola asuhan dan lingkungan saya .. wah .. cukup berwarna, dan bahkan bos saya sejak sepuluh tahun terakhir, juga kabag divisi berita atas nama risky handrianto ... amat sangat-bahkan tidak pernah saya lihat marah sama sekali selama berkumpul dengan mereka.
tapi ... kok ya temperamen saya ... minta ampun deh ...
kadang-kadang saya malu sendiri dengan temperamen ini. bayangkan saja, saat saya marah atau tidak terima, tangan saya tidak segan melempar barang yang ada di tangan. mulut saya bisa berjuntai dengan kta kata tidak pantas dan sopan (bahkan dengan identitas agama yang jelas terlihat dari penampilan saya). tidak tanggung tanggung, pernah satu ketika, sopir angkutan yang sedang penuh muatan, saya maki di tengah jalan raya hanya gara gara dia mendelik saat berhadapan dengan mobil saya (kijang kotak lansiran 78). dengan gaya teriakan seperti di film Mr hyde and dr jeckyll makian dan umpatan itu keluar begitu saja dari mulut saya. si sopir, dengan terkaget kaget akhirnya memajukan mobilnya dan menjauh dari mobil saya, dengan kepala saya dan hampir seperempat tubuh keluar dari kaca ... ya ampun ....
tak lama kemudian, dengan segera dan tiba tiba, hati saya langsung dingin, amarah reda dan timbullah rasa malu.
dalam benak, muncul kalimat "ngapain ya, sampe gitu segala, kayak apa aja ...."
hingga keesokan harinya, rasa malu dan tidak enak hati karena menuruti perasaan gak jelas, masih sangat terasa.
Hingga tiga puluh tiga tahun hidup ini, dengan garis dan suratan hidup yang long and winding road ... tetap saja suka marah dan gampang naik darah. .....
so, what do i have to do?
help me please
Temperamen keras, dibuktikan dengan kata kata dalam kalimat yang begitu vulgar, bervolume keras, dan tentu saja dengan ekspresi tidak kalah kerasnya.
temperamen brutal, digambarkan dari olah raganya saja karapan sapi? sampai sampai lamborghini (si el-diablo versi italia menurut saya) kepincut dengan olah raga super keras ini. tidak hanya itu, sering kali penyelesaian masalah berujung pada carok (berkelahi hingga berdarah darah dan bahkan ujung ujungnya harus dibungkus kain putih dan di tali tiga termasuk di atas ubun ubun). jangan coba coba menggoda apalagi mengganggu istri suku ini kalo tidak ingin salah satu bagian tubuh anda lepas selamanya dari anggota badan anda ... hehehehe ...
akan tetapi, jika anda fasih berbicara bahasa madura (meski bukan keturunan), dijamin dapat diskon cukup menggiurkan dimanapun anda berbelanja yang kebetulan pemiliknya adalah orang madura.
sebenarnya, bukan soal madura dan tetek bengeknya yang ingin saya bahas disini. akan tetapi sikap temperamen, yang sayangnya, juga berada dalam darah saya. nah, ini yang saya maksud soal sejarah antah berantahnya. bukankah pendidikan, pola asuhan, dan lingkungan juga berperan besar terhadap sikap seseorang? meski pendidikan saya tidak sampai pada tingkat profesor, n`mun bisa dibilang cukup lah untuk dikatakan tinggi heheheee .... soal pola asuhan dan lingkungan saya .. wah .. cukup berwarna, dan bahkan bos saya sejak sepuluh tahun terakhir, juga kabag divisi berita atas nama risky handrianto ... amat sangat-bahkan tidak pernah saya lihat marah sama sekali selama berkumpul dengan mereka.
tapi ... kok ya temperamen saya ... minta ampun deh ...
kadang-kadang saya malu sendiri dengan temperamen ini. bayangkan saja, saat saya marah atau tidak terima, tangan saya tidak segan melempar barang yang ada di tangan. mulut saya bisa berjuntai dengan kta kata tidak pantas dan sopan (bahkan dengan identitas agama yang jelas terlihat dari penampilan saya). tidak tanggung tanggung, pernah satu ketika, sopir angkutan yang sedang penuh muatan, saya maki di tengah jalan raya hanya gara gara dia mendelik saat berhadapan dengan mobil saya (kijang kotak lansiran 78). dengan gaya teriakan seperti di film Mr hyde and dr jeckyll makian dan umpatan itu keluar begitu saja dari mulut saya. si sopir, dengan terkaget kaget akhirnya memajukan mobilnya dan menjauh dari mobil saya, dengan kepala saya dan hampir seperempat tubuh keluar dari kaca ... ya ampun ....
tak lama kemudian, dengan segera dan tiba tiba, hati saya langsung dingin, amarah reda dan timbullah rasa malu.
dalam benak, muncul kalimat "ngapain ya, sampe gitu segala, kayak apa aja ...."
hingga keesokan harinya, rasa malu dan tidak enak hati karena menuruti perasaan gak jelas, masih sangat terasa.
Hingga tiga puluh tiga tahun hidup ini, dengan garis dan suratan hidup yang long and winding road ... tetap saja suka marah dan gampang naik darah. .....
so, what do i have to do?
help me please
Tidak ada komentar:
Posting Komentar